Orang Benar yang Gagal bagian 3

orang benar yang gagal

Kejadian 13 : 13, “ Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan. “

Lanjutan dari Orang benar yang gagal bagian 2. Apakah Lot tidak tahu keadaan Sodom? Lot tahu. Orang-orang sodom sangat jahat dan berdosa di hadapan Tuhan. Tetapi Lot masih tetap selangkah demi selangkah bergerak ke dalam kota Sodom. Bila kakimu bergerak menjauhi orang Kristen lain, kemahmu juga akan bergerak ke arah Sodom. Sehingga apa yang dibenci Allah, tidak akan kamu hakimi. Perlahan-lahan, kakimu bergerak ke arah timur. Ada pepatah yang mengatakan, “ Tidak takut perlahan, hanya takut berdiri teguh. “ Berdiri teguh sangat ditakuti oleh Iblis. Tetapi perlahan-lahan sangat mudah memberi kesempatan kepada Iblis.

Demikianlah caranya pencobaan-pencobaan masuk. Hari ini kita sedikit melanggar hati nurani, besok kita melanggar sedikit lagi; hari ini kita mengurangi sedikit pembacaan Alkitab kita, besok kita akan mengurangi lebih banyak lagi; hari ini kita mengurangi waktu doa beberapa menit, besok berkurang lagi beberapa menit; hari ini kita sedikit kurang dalam hal bersaksi bagi Tuhan, besok kita lebih jarang lagi.

Justru karena hari demi hari berkurang sedikit demi sedikit, akhirnya kita akan mundur. Iblis tidak dalam sekejap membuat kita berhenti bersidang, berhenti membaca Alkitab, berhenti berdoa atau bersaksi. Dia membuat kita mundur perlahan-lahan, sedikit demi sedikit, saat demi saat. Ia dengan sabar menarik kita mundur.

Peringatan Allah

Kemah Lot perlahan-lahan beralih ke Sodom. Bahaya apa yang ditemuka di sana? Kejadian 14 : 9-12 mengatakan bahwa empat raja berperang melawan lima raja.

“ Di lembah Sidim itu di mana-mana ada sumur aspal. Ketika raja Sodom dan raja Gomora melarikan diri, jathulah mereka ke dalamnya, dan orang-orang yang masih tinggal hidup melarikan diri ke pegunungan. Segala harta benda Sodom dan Gomora beserta segala bahan makanan dirampas musuh, lalu mereka pergi. Juga Lot, anak saudara Abram, beserta harta bendanya, dibawa musuh, lalu mereka pergi – Sebab Lot itu diam di Sodom “ ( Kejadian 14 : 10-12 )

Dua kelompok pasukan berperang, lima raja dikalahkan oleh empat raja. Lot dan harta bendanya dirampas. Lot ditawan karena ia tinggal di Sodom. Di depan, kita emlihat Lot masih tinggal di luar kota. Sekarang dia tinggal di dalam kota. Perlahan telah menjadi warga Sodom. Sedikit lebih banyak berdosa, kamu sedikit lebih dekat dengan Sodom. Lewat beberapa waktu kemudian, kamu merasa desa tidak sebaik kota; beberapa waktu lagi, kamu merasa tinggal di lembah tidak sebaik tinggal di kota.

Ketika Lot tinggal di Sodom, Allah bukan tidak memberi peringatan kepadanya. Pada saat lima raja dikalahkan oleh empat raja, Lot juga ditawan. Inilah peringatan Allah terhadap Lot; Sodom bukan tempat yang patut ia tinggali. Hari ini saya berterus terang kepada kamu, juga memberi tahu kamu, kalau ada orang sakit, kalau ada orang gagal dalam bisnis, kalau ada orang dalam rumah tangganya ada kesulitan, mungkin hal itu adalah suatu peringatan dari Allah.

Kekalahan lima raja oleh empat raja, adalah peringatan Allah terhadap Lot, agar tidak tinggal di Sodom. Kemah Lot perlahan-lahan beralih ke Sodom. Akhirnya Lot masuk menjadi warga negara Sodom. Hari ini Lot pindah sedikit, besok sedikit, tiap hari pindha sedikit, sekali demi sekali pindah sedikit, akhirnya masuk ke dalam kota. Sebab itu allah memberi peringatan kepada Lot. Hari ini kita bagaimana? Mungkin ada orang yang istrinya meninggal, mungkin ada orang yang suaminya meninggal, mungkin ada orang yang anak kesayangannya meninggal, mungkin ada orang yang gagal dalam bisnis, ketahuilah bahwa dalam hal-hal itu mungkin ada peringatan Allah.

Kalau kamu orang Kristen, namun sehari lewat sehari mendekati dunia, Allah akan mengingatkanmu, kamu akan tidak memiliki damai sejahtera. Allah memberi peringatan kepada kamu, supaya kamu bisa cepat-cepat berpaling.

Sayang, banyak orang Kristen tidak memiliki perasaan, tidak bisa merasa sakit. Meskipun mengetahui dirinya sakit, mengetahui usahanya gagal, juga mengetahui keluarganya ada kesulitan, tetapi mereka tidak menyadari bahwa semuanya itu adalah cambuk Allah. Karena itu, mereka tidak mau berpaling. Kalau mereka tidak berpaling akan ada masalah yang lebih besar.

Ada seorang saudara, ia tidak jatuh, tetapi perlahan-lahan menjadi tawar. Saudara lain pada suatu hari menganjuri dia, “ Janganlah begini terus “ Dia menjawab, “ Tidak mengapa. Saudara A asalnya bersemangat, lama kelamaan menjadi tawar. Pada umur 60 tahun, ketika anak sulungnya yang baru lulus dari perguruan tinggi tiba-tiba meninggal, saudara itu bergairah kembali. “ saudara itu berkata, “ Allah pasti berdasarkan yang kaukehendaki, menggenapkan maksudmu. “ Dia segera berkata, “ Aku tidak mau demikian. “ Saudara saudari, kalau kamu adalah orang milik Allah, begitu kakimu berjalan menuju dunia yang berdosa, Allah pasti mendisiplinmu. Kalau kamu sakit, keluargamu menghadapi masalah, usaha kamu gagal, seharusnya kamu bertanya kepada Allah. Kalau Allah berkata, “ Semua ini menimpamu karena kamu meninggalkan Tuhan.” Kamu harus segera berpaling.

Seringkali kalau kasih Allah tidak dapat menarik kita, Allah akan dengan cambuk menghukum kita. Kalau firman Allah tidak bisa menggerakkan kita, Allah akan mendesak kamu dengan kesulitan. Kalau kamu milik Tuhan, begitu kamu berdosa, begitu kamu mundur, Allah pasti akan menghajarmu, mendisiplin kamu. Dia tidak akan membiarkan kamu demikian. ( Untunglah, ketika Lot ditawan, pamannya menyelamatkan Dia ).

Bersambung ke orang benar yang gagal bagian 4 . . .

Yerimia

Seorang muda yang mengasihi Tuhan Yesus.
Dia berharap semoga tulisannya bisa membantu saudara/saudari akan pengenalan dan pengalaman yang lebih maju dalam Kristus.