Orang benar yang gagal bagian 2

lot

Lanjutan dari Orang benar yang gagal bagian 1. Lot melihat Lembah Yordan banyak airnya sampai ke Zoar, seperti taman TUHAN, juga seperti Tanah Mesir. Oh, di satu pihak seperti taman TUHAN, di pihak lain seperti Mesir, inilah dunia! Sodom dan Gomora mewakili kenikmatan dosa dunia. Orang dunia mencari kesenangan di dalam dosa.

Kejadian 13 : 11, “ Sebab itu Lot memilih baginya seluruh lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah. “

Di dunia ini ada berkat, ada kemuliaan, juga ada kenikmatan. Demikianlah Lot memilih lembah Yordan. Mungkin dia berpikir, “ Tempat ini seperti taman TUHAN! “ Saya pernah bertanya kepada seorang saudara yang berbuat dosa, bagaimana perasaannya. Dia menjawab, seperti merasakan kesenangan surga. Ketika baru percaya Tuhan, dia tidak bisa melakukan ini, tidak bisa melakukan itu. Namun begitu dia melakukan sedikit dosa, dia merasa bahwa berdosa ada kenikmatannya. Dalam pandangan Lot, Sodom dan Gomora seperti taman TUHAN. Apa yang diperlihatkan dunia ini kepada kita, bisa jadi sedikit seperti surga.

Tetapi Sodom dan Gomora juga seperti Mesir. Di satu pihak, hati nurani orang Kristen membuat orang itu mempunyai satu daya pembeda. Seperti taman TUHAN, tapi jgua seperti Mesir. Ada kenikmatan, tetapi juga ada penderitaan. Ketika orang Israel di Mesir menjadi budak, mereka dianiaya oleh orang Mesir, disesah oleh orang Mesir; tidak diberi jerami, tetapi masih dituntut membuat batu bata. Karena itu, orang Israel ingin keluar dari Mesir. Ketika kamu mengasihi dunia, mungkin ada sedikit kesenangan, ada sedikit kebahagiaan, kamu merasa bahwa dunia ini mirip taman TUHAN, tetapi hati nurani kamu juga merasa tidak tentram. Banyak orang Kristen ketika berbuat dosa, di satu pihak merasa senang tetapi di pihak lain mereka merasakan hati nuraninya tidak damai. Di satu pihak ada kesenangan taman TUHAN, di pihak lain ada penganiayaan Mesir.

Saudara saudari muda, hari ini apa yang kamu sukai? Dunia? Kesenangan? Allah tidak memaksa kamu menempuh satu jalan tertentu, Allah menyerahkan pilihan sepenuhnya kepada kamu sendiri. Kamu menjadi Abraham yang memilih tanah Kanaan, atau menjadi Lot yang memilih dunia? Lot tidka memilih tinggal di dalam kita, dia memilih di luar kota. Seluruh lembah Yordan memang menyenangkan, tetapi juga pahit. Hari demi hari, dimana kamu menempuh hidup?

Geografi Kanaan, di sebelah timur adalah sungai Efrat. Yang merupakan sungai yang diseberangi Abraham dari Ur-Kasdim ke Kanaan. Di sebelah barat ada sungai Yordan. Kanaan terletak di antara kedua sungai tersebut. Apa yang dikatakan Alkitab setelah Lot memilih seluruh lembah Yordan?

“ Sebab itu Lot memilih baginya seluruh lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur “ ( Kej. 13 :11 )

Berangkat ke sebelah timur adalah bergerak ke arah Sodom. Ini merupakan kejatuhan. Karena dia memilih demikian, maka perlahan-lahan dia bergerak ke sebelah timur. Tidak ada orang yang berbuat dosa, yang berhasil dalam satu hari. Tidak ada orang yang jatuh, yang langsung jatuh dalam satu hari. Semuanya terjadi karena hari ini kehilangan sedikit, besok kehilangan sedikit lagi; sejangka waktu kemudian, jatuhlah ia ke dalam dosa.

Kalau kamu memilih lembah, kamu mudah menggembalakan ternak dan mencari air, kamu tidak perlu naik turun gunung, kamu dapat hidup enak. Kalau kamu ingin kenyamanan, tidak ingin kerja keras, kemahmu perlahan akan bergeser ke timur. Kalau kamu menyukai kesenangan dunia yang penuh dosa, akhirnya kakimu akan berjalan ke arah dunia. Kalau kamu tidak menahan langkah pertamamu, kamu tidak akan mampu menahan langkah kedua. Karena hati kamu condong terhadap dunia, maka kamu tidak dapat menahan kaki agar tidak berjalan menuju ke arah dunia. Karena matamu juga terarah ke dunia, maka kamu tidak dapat menahan kaki dari melangkah ke dunia. Kalau kamu sudah memilih dunia, kamu tidak dapat menahan kakimu berjalan ke dunia.

Kejadian 13 : 12, “ Abram menetap di Tanah Kanaan, tetapi lot menetap di kota-kota lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. “

Saudara saudari, saya tidak tahu bagaimana pilihanmu hari ini. Abraham merelakan tnah yang subur dan indah kepada Lot. Dia sendiri menetap di Tanah Kanaan, tanah yang ditunjukkan Allah kepadanya dalam panggilan-Nya, tanah yang diberkati Allah, dan tanah yang memungkinkannya menerima pembinaan rohani. Bagaimana dengan Lot? Dia menetap di kota-kota lembah Yordan, tempat pilihannya sendiri. Apakah kita seperti Abraham, yang tinggal di Kanaan, tanah yang ditunjukkan Allah kepadanya dalam panggilan-Nya? Atau, kita seperti Lot, yang tinggal di kota-kota lembah Yordan, yang dipilihnya sendiri?

Boleh jadi Lot berpikir, “ Aku adalah orang benar. Kalau aku memilih Sodom, aku tentu akan jatuh dan menjadi murtad. Namun, tidak mengapa kalau memilih tempat di luar kota Sodom. Ini hanya dekat kota Sodom, bukan di dalam kota Sodom. Kalau di dalam Sodom tentu tidak baik, tetapi tidak mengapa kalau tinggal di dekat kota Sodom. Mungkin kita juga berpikir demikian, kita tahu memilih dunia itu tidak baik, tapi mungkin masih boleh memilih sesuatu diperbatasan dunia. Banyak orang Kristen adalah orang Kristen di perbatasan. Dunia mengatakan, “ Kamu bukan salah satu dari kami. “ Kanaan juga berkata, “ Kamu bukan salah satu dari kami. “ Memang kamu hanya tinggal dekat dunia, tetapi kamu juga tidak tinggal di Kanaan. Kamu di pihak mana?

Suatu kali, saya tinggal di sebuah desa, dan saya bertanya kepada seorang tentara, mengapa sebagian tentara mudah sekali berubah haluan. Dia berkata, sebab seragam mereka loreng-loreng. Loreng-loreng adalah campuran beberapa warna, bukan watu warna tertentu. Banyak juga orang Kristen yang seperti itu. Mereka nampaknya tidak berada di pihak sini juga tidak berada di pihak sana. Kelihatannya mereka ada di taman TUHAN, tetapi saat yang bersamaan mereka juga ada di Mesir. Mereka tidak rela berserah kepada Allah di pihak sini, juga tidak mau melepas dunia di pihak sana.

Saudara saudari, hari ini kamu ada di pihak mana? Apakah kamu orang Kristen yang abu-abu, yang bukan hitam atau putih? Bila kamu mendekati orang dunia, apakah mereka menganggap kamu manusia abad 12 yang kuno, yang sangat berbeda dengan orang dunia lainnya? Sungguh menyedihkan, ada orang menganggap orang Kristen seharusnya berbeda dengan orang lain, tapi ternyata orang Kristen serupa dengan mereka! Ini adalah pernyataan yang paling buruk yang dapat dilontarkan orang luar terhadap orang Kristen!

Banyak orang tidak mau berdiri mengatakan, “ Aku adalah milik Kristus! “ Mereka merasa, asal sudah menjadi orang Kristen, mengakui atau tidak mengakui itu tidaklah penting. Mereka tidak bisa melepas tman TUHAN, tetapi mereka juga menginginkan Mesir. Mereka pergi ke balai sidang pada hari minggu pagi, membaca Alkitab selama lima menit sehari, lalu mengira mereka adalah orang Kristen. Namun, mereka tidak memiliki persekutuan kristiani yang sejati. Mereka tidak dapat sungguh-sungguh melepas ternak mereka. Saudara saudari, kita harus memohon Allah melepaskan kita dari jalan yang demikian. Kalau tidak, kita akan menghadapi bahaya.

kej 13 12

Mungkin kamu mengira tidak mengapa asal kamu tidak masuk ke Sodom, asal tidak murtad, asal tidak mengatakan kamu tidak percaya Tuhan Yesus. Tapi, kemahmu perlahan bergerak, dan terus bergerak ke arah Sodom. Kalau kamu sudah mengayunkan langkah pertama, kamu akan mengayunkan langkah kedua. Kalau kamu sudah mengarah ke Sodom, akhirnya akan masuk ke kota Sodom. Kalau kamu sudah memilih kesenangan duniawi, hasilnya tentu dosa dan kejahatan. Kalau kamu sudah memilih harta benda, kamu tentu akan tercemar. Kamu harus berkata, “ Ya Allah, ke arah manakah kakiku melangkah? “

Dulu, kamu di luar kota-kota lembah Yordan, tetapi kemahmu dapat bergerak perlahan. Saya tidak tahu, apakah kakimu sudah bergerak atau belum. Saya juga tidak tahu, apakah kamu sudah masuk ke dalam kota Sodom atau belum. Mungkin jejak yang kamu tinggalkan di belakang akan menunjukkan bahwa kakimu sudah bergerak. Mula-mula, kamu dapat memilih meninggalkan orang Kristen lain karena kamu lebih menghargai ternakmu, tapi kemudian, pasti jejak langkahmu semakin jauh. Syukur kepada Allah, hari ini masih banyak orang Kristen yang kemahnya ada di Kanaan. Semoga kita nampak, kita harus menolak dosa dunia seperti halnya kesenangan dunia.

Bersambung ke orang benar yang gagal bagian 3 . . .

Yerimia

Seorang muda yang mengasihi Tuhan Yesus.
Dia berharap semoga tulisannya bisa membantu saudara/saudari akan pengenalan dan pengalaman yang lebih maju dalam Kristus.